Senin, 16 Desember 2019
Follow Us ON :
 
 
| Polda Riau Gelar Rapat Evaluasi Muara Takus 2019 | | Tinjau Korban Banjir, Bupati Kampar: Layani Masyarakat Secara Maksimal | | Maraknya Peredaran Narkoba, Wabup Said Hasyim: Tolong Perhatikan Lingkungan Kita | | Polres Kampar Serahkan Bantuan untuk Warga Terkena Bencana Banjir | | Liga eSport Terbesar di Indonesia Berhadiah Rp 1.6 Milyar | | PKK Serang Maluku Belajar Olah Sagu di Kepulauan Meranti
 
Jokowi: BPJS Kesehatan Defisit Karena Salah Kelola
Jumat, 15-11-2019 - 16:28:19 WIB

TERKAIT:
 
  • Jokowi: BPJS Kesehatan Defisit Karena Salah Kelola
  •  

    Jakarta, Riauin.com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut defisit BPJS Kesehatan karena kesalahan pengelolaan. Lebih spesifik ia mengatakan kesalahan ada pada pengelolaan iuran peserta mandiri.

    Menurut Jokowi, peserta mandiri yang seharusnya membayar iuran per bulan, malah tidak memenuhi kewajibannya. Karenanya, ia menegaskan akan mengintensifkan penagihan iuran.

    "Kami sudah bayari yang 96 juta peserta, dibayar oleh APBN. Tetapi, di BPJS Kesehatan terjadi defisit karena salah kelola saja. Artinya apa? Yang harusnya bayar pada enggak bayar. Artinya, di sisi penagihan yang mestinya diintensifkan," ujarnya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD DR H Abdul Moelok di Bandar Lampung, Jumat (15/11).

    untuk mengetahui pemanfaatan dan pelayanan BPJS Kesehatan yang diterima oleh para pasien. Ia menyebut sekitar 90 persen pasien telah menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

    Dalam sidak, mantan wali kota Solo itu menuturkan lebih banyak peserta BPJS Kesehatan yang membayar iuran secara mandiri. Padahal, jumlah peserta BPJS Kesehatan terbesar merupakan yang berasal dari kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang dibiayai oleh anggaran APBN.

    Data BPJS Kesehatan per 31 Oktober 2019 menyebut bahwa terdapat 96.055.779 peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBN.

    Sementara, peserta dari kategori PBI yang dibiayai anggaran APBD mencapai 37.887.281 orang. Artinya, lebih dari 133 juta peserta BPJS Kesehatan atau kurang lebih 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan yang mencapai 222.278.708 ditanggung oleh negara.

    "Ini yang mau saya lihat. Karena yang PBI itu kan banyak. Dari pemerintah itu 96 juta plus dari pemda itu 37 juta. Harusnya ini sudah mencakup 133 juta. Harusnya yang gratis 133 juta. Ada di mana? Siapa yang pegang? Saya hanya ingin memastikan itu," tutur Jokowi.

    Jokowi mengatakan seharusnya defisit BPJS Kesehatan yang saat ini terjadi dapat diatasi dengan mengintensifkan atau memperbaiki sistem penagihan iuran peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung secara mandiri oleh peserta.

    Turut mendampingi Presiden dalam sidak tersebut ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.(int/nol)



     
    Berita Lainnya :
  • Jokowi: BPJS Kesehatan Defisit Karena Salah Kelola
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Polda Riau Gelar Rapat Evaluasi Muara Takus 2019
    02 Tinjau Korban Banjir, Bupati Kampar: Layani Masyarakat Secara Maksimal
    03 Maraknya Peredaran Narkoba, Wabup Said Hasyim: Tolong Perhatikan Lingkungan Kita
    04 Polres Kampar Serahkan Bantuan untuk Warga Terkena Bencana Banjir
    05 Liga eSport Terbesar di Indonesia Berhadiah Rp 1.6 Milyar
    06 PKK Serang Maluku Belajar Olah Sagu di Kepulauan Meranti
    07 Gubernur Riau Prihatin Bencana Banjir Telan Korban Jiwa
    08 Hasil Seleksi Administrasi CPNS Pekanbaru Diumumkan 16 Desember
    09 Amankan Listrik saat Nataru, PLN Riau Siagakan 98 Posko dan 748 Personel
    10 Mudahkan Pelayanan Guru, Dinas Pendidikan Riau Luncurkan Aplikasi Satu Klik
    11 Wagubri Hadiri Rakor dengan Kepala SMA/SMK & SLB Se-Provinsi Riau
    12 Sore Ini Pintu Waduk PLTA Dibuka Jadi 150 CM, Warga Kampar Diminta Waspadai Banjir
    13 BPJS Kesehatan Ingatkan Iuran Naik per 1 Januari Lewat SMS
    14 Wagubri Serahkan Bonus Rp675 Juta untuk Atlet berprestasi di Peparnas, Popnas dan Pospesnas
    15 Kasus HIV/AIDS Cenderung Meningkat
    16 205 Rumah di Gunung Sahilan Terendam Banjir
    17 UN Dihapus, Kadisdik Pekanbaru: Mengubah Sistem Itu Berat
    18 Tak Juga Ditemui, Mahasiswa Sebut Anggota DPRD Riau Pengecut
    19 Polsek Bangko Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 154,95 Gram dan 77,66 Gram Ekstasi
    20 8 Perempuan di Riau Terima Anugerah Baiduri
    21 Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
    22 KPU Kepulauan Meranti Sosialisasikan Penyerahan Dukungan Bacalon Kepala Daerah Melalui Jalur Perorangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved