Selasa, 28 Januari 2020
Follow Us ON :
 
 
| Pemkab Bengkalis Dukung Survei Seismik SKK Migas-EMP | | Wabup Said Hasyim Intruksikan Usulan OPD Disertai Data Lengkap dan Narasi Meyakinkan | | Sekdaprov Tandatangani Piagam Zona Integritas, di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru | | Jumlah Kios STC Bertambah, Luas Dikurangi dari Ukuran Awal | | Antisipasi Virus Corona, Tiga Pelabuhan di Bengkalis Jadi Perhatian Dinkes | | Kapolda Riau Turun Tangan Padamkan Api yang Melalap Lahan Terbakar di Pulau Rupat
 
Ngopi di Warung Saat Jam Kerja, 13 ASN dan Honorer Meranti Terjaring Razia Satpol PP
Senin, 13-01-2020 - 12:51:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Ngopi di Warung Saat Jam Kerja, 13 ASN dan Honorer Meranti Terjaring Razia Satpol PP
  •  

    SELATPANJANG, Riauin.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti merazia Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti yang sedang bersantai di warung kopi saat jam kerja, Senin (13/1/2020).

    Petugas yang terdiri dari satu pleton dan dibagi dengan dua tim ini tiba dengan satu mobil pick up dan beberapa sepeda motor. Begitu mereka turun dari mobil, sebagian ASN dan honorer tampak bingung dan kaget ketika didata.

    Adapun warung kopi yang menjadi sasaran petugas di antaranya kedai kopi yang berada di Jalan Ahmad Yani, Tebingtinggi, Imam Bonjol, Tengku Umar dan di Jalan Pelajar Alah Air.

    Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kepulauan Meranti, Helfandi SE, MSi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Alizar didampingi Sekretaris Satpol PP M Nasir, Kepala Bidang Operasi Wira Gusfian, Kepala Bidang Informasi Kepegawaian (Inka), Said Solahuddin, Kepala Bidang Pengembangan Pembinaan dan Kinerja Aparatur, H Haramaini dan beberapa pegawai BKD lainnya.

    Kepala Satpol PP Kepulauan Meranti Helfandi SE, MSi mengatakan, razia dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

    "Jam ngopinya tak lazim, jika dari pukul 8 sampai dengan pukul 9 masih bisa kita berikan toleransi, namun jika sampai siang kinerja bisa terganggu. Kita ini melayani masyarakat, jika hanya duduk di kedai kopi terus bagaimana kita mau melayani masyarakat, apalagi saat ini pegawai honorer menjadi sorotan," kata Helfandi.

    Dikatakan Helfandi, razia ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang resah melihat para pegawai yang santai  di kedai kopi pada saat jam kerja.

    "Kita bergerak ini atas dasar laporan masyarakat yang resah dengan para pegawai yang santai di saat jam kerja, makanya kita berkoordinasi dengan BKD dan mengambil langkah tindak lanjut," ujarnya.

    Selain itu kata Helfandi, razia ini merupakan langkah awal untuk mengingatkan para ASN dan honorer sehingga ada efek jera.

    "Ini langkah awal untuk mengingatkan ASN dan honorer agar ada efek jera yang selanjutnya untuk ditindaklanjuti sesuai UU dan peraturan yang berlaku. Selain itu, ini memang rutin karena tugas kami menegakkan peraturan bupati," katanya lagi.

    Saat melakukan penyisiran, petugas hanya mendapati delapan ASN dan tiga pegawai honorer. Helfandi tidak menampik jika razia yang dilakukan ini bocor, namun dia sudah mengantisipasi dari internalnya dengan mengumpulkan telepon selular seluruh anggotanya.

    "Saya tidak menampik razia ini bocor, namun kita sudah melakukan antisipasi dari internal kita jika ada yang coba membocorkan ini dengan mengumpulkan semua handphone para anggota, tapi kita tidak tahu di luar sana seperti apa," ucap Helfandi.

    Dia menyebutkan, PNS dan honorer yang terjaring razia di warung kopi akan didata nama dan instansinya. Setelah itu, akan diberi pembinaan.

    “Jika pada razia berikutnya masih ditemukan orang yang sama, akan diberi sanksi sesuai aturan Pegawai Negeri Sipil. Hari ini masih tahap pembinaan dulu,” katanya.

    "Pegawai yang santai di warung kopi juga akan diberi surat peringatan tertulis. Selain itu jika ada tugas di luar ke ibukota kabupaten harus ada SPT, kedepannya kami minta BKD bisa menyurati dinas terkait," katanya lagi.

    Diharapkan kedepan tidak ada lagi pegawai santai di warung kopi pada jam kerja.

    “Kalau mau ngopi kan bisa ketika jam istirahat atau sepulang kantor,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Alizar mengatakan akan mengevaluasi pegawai yang kedapatan santai di warung kopi itu dan melaporkannya kepada Kepala OPD bersangkutan dan Bupati.

    "Khusus ASN kami evaluasi dan melaporkannya ke pimpinan, kalau bisa dimutasikan karena mereka itu pengayom jadi tidak mendidik jika minum di warung pada saat jam kerja, dan untuk honorer akan dilaporkan ke Kepala OPD bersangkutan dan saran kami jangan dilanjutkan kontrak kerjanya," kata Alizar.

    Kedepannya, Alizar mengatakan akan melakukan razia secara diam-diam dan mengeksposnya ke media.

    "Kedepan kami razia tidak pakai dinas, jadi kayak intel kemudian kami ekspose di media para pegawai yang kedapatan keluyuran pada saat jam kerja," ungkapnya.(int/nol)



     
    Berita Lainnya :
  • Ngopi di Warung Saat Jam Kerja, 13 ASN dan Honorer Meranti Terjaring Razia Satpol PP
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Pemkab Bengkalis Dukung Survei Seismik SKK Migas-EMP
    02 Wabup Said Hasyim Intruksikan Usulan OPD Disertai Data Lengkap dan Narasi Meyakinkan
    03 Sekdaprov Tandatangani Piagam Zona Integritas, di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru
    04 Jumlah Kios STC Bertambah, Luas Dikurangi dari Ukuran Awal
    05 Antisipasi Virus Corona, Tiga Pelabuhan di Bengkalis Jadi Perhatian Dinkes
    06 Kapolda Riau Turun Tangan Padamkan Api yang Melalap Lahan Terbakar di Pulau Rupat
    07 Hujan akan Mengguyur Riau Hari Ini
    08 Bupati Kuansing Buka Seminar Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Telukkuantan
    09 Kapolda Riau Ikut Padamkan Karhutla di Bengkalis
    10 Mantap Gandeng Samda, Eet Siap Tinggalkan DPRD Riau
    11 Bupati Irwan Buka Kegiatan FGD Strategi Perencanaan Pembangunan di Meranti, Komit Beri Kemudahan Investasi Kepada Investor
    12 Cegah Virus Corona, Sekdaprov Riau Cek Thermal Scanner di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru
    13 Wabup Tegaskan Semua OPD Fokus Pada Penuntasan Masalah Kemiskinan dan Stunting
    14 Program Daily Check In MyTelkomsel Berikan Kuota Gratis Bagi Pelanggan
    15 Festival Perang Air Selatpanjang Magnet bagi Wisatawan Malaysia dan Thailand
    16 Dilaksanakan Pekan Depan, Ini Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pelalawan
    17 Bupati dan Unsur Masyarakat Teken Komitmen Bersama Pengembangan Forum Anak Pelalawan
    18 Seluruh Puskesmas di Pekanbaru Diminta Waspada Virus Corona Wuhan
    19 Pagi Ini, Enam Kabupaten di Riau 'Menghasilkan' Titik Panas
    20 RSUD Arifin Achmad Jadi RS Rujukan Kasus Corona
    21 Meriah, Lomba Mancing Sempena HUT Kodim 0321/Rohil Diikuti Ratusan Peserta
    22 Tingkatkan Kinerja, DLH Rohil Adakan Pertemuan dengan Petugas Kebersihan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved