Minggu, 19 Januari 2020
Follow Us ON :
 
 
| Gubri Syamsuar Tantang Rumah Sakit di Riau Berikan Pelayanan Seperti RSUD dr Iskak Tulungagung | | Wagubri Edy Nasution Tekankan Dokter Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat Riau | | Gubri: Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Harus Bisa Tembus Internasional | | Rupat Utara Masih 'Memproduksi' Titik Panas | | Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas | | Pegawai Lapas dan Rutan Diminta Jaga Komunikasi dengan Warga Binaan
 
Hak Politik Dicabut Lima Tahun
MA Vonis Suparman dan Johar Firdaus 6 Tahun Penjara
Rabu, 22-11-2017 - 17:32:08 WIB

TERKAIT:
 
  • MA Vonis Suparman dan Johar Firdaus 6 Tahun Penjara
  •  

    PEKANBARU, Riauin.com - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menerima putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terkait kasus suap pembahasan APBD Riau dengan terdakwa Suparman dan Johar Firdaus. Kedua politikus Partai Golkar itu divonis 6 tahun penjara.

    Putusan itu mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "MA mengabulkan kasasi JPU. Hukuman naik dari sebelumnya," ujar  Panitera Muda (Panmud) Tipikor pada PN Pekanbaru, Denni Sembiring SH, Rabu (22/11/2017).

    Putusan itu dibacakan majelis hakim yang diketuai Agung MS Lumne, dan hakim anggota Krisna Harahap dan Artidjo Alkostar. "Kita baru terima (putusan) hari ini. Untuk Suparman, MA perintahkan agar ditahan," kata Denni.

    Selain penjara, Suparman dan Johar juga dihukum membayar denda masing-masing Rp200 juta atau subsider 6 bulan kurungan. Hak politik kedua mantan Ketua DPRD Riau itu juga dicabut selama 5 tahun

    "Pencabutan hak politik selama lima tahun mulai berlaku setelah kedua terpidana menjalani hukuman pokok, yakni hukuman penjara dan denda," kata Denni.

    MA menjerat Suparman dan Johar dengan Pasal 12 huruf a Undang-Undang  (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah  dengan Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Keduanya juga dijerat UU Nomor 8 Tahun  1981, UU Nomor 48 Tahun 2009 dan UU Nomor 14 tahun 1985 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU 5 Tahun 2004, dan perubahan kedua, dengan UU Nomor 3 Tahun 2009, serta peraturan undang-undangan  lainnya bersangkutan.

    Denni menyebutkan, pihaknya akan mengirimkan petikan putusan tersebut ke JPU KPK dan kuasa hukum Suparman dan Johar Firdaus. "Rencana besok kota kirim," tambahnya.

    Hukuman yang diterima Suparman dan Johar mementahkan hukuman sebelumnya. Dimana, di tingkat pengadilan pertama Suparman divonis bebas majelis hakim karena tidak terbukti bersalah sedangkan Johar divonis 5,5 tahun, denda Rp200 juta atau subsider 3 buka  kurungan.

    Vonis itu dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru yang diketuai Rinaldi Triandiko, dibantu hakim anggota Editerial dan Hendrik pada 23 Februari 2017 silam. Tidak terima JPU mengajukan kasasi atas Suparman dan banding untuk Johar.

    Suparman dan Johar Firdaus didakwa menerima uang suap dan janji atas pembahasan APBD. Johar menerima uang Rp155 juta dan janji pinjam pakai mobil dinas sedangkan Suparman menerima janji pinjam pakai mobil dinas, seperti dilansir dari cakaplah.

    Tindakan itu dilakukan kedua terdakwa bersama Ahmad Kirjauhari dan mantan Gubernur Riau yang sudah ditahan karena keterlibatan kasus lain. Dalam kasus suap ini, Kirjauhari sudah divonis 4 tahun penjara. (nol)



     
    Berita Lainnya :
  • MA Vonis Suparman dan Johar Firdaus 6 Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Gubri Syamsuar Tantang Rumah Sakit di Riau Berikan Pelayanan Seperti RSUD dr Iskak Tulungagung
    02 Wagubri Edy Nasution Tekankan Dokter Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat Riau
    03 Gubri: Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Harus Bisa Tembus Internasional
    04 Rupat Utara Masih 'Memproduksi' Titik Panas
    05 Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas
    06 Pegawai Lapas dan Rutan Diminta Jaga Komunikasi dengan Warga Binaan
    07 Sikapi Persoalan PKL dan Pekat, Komisi I DPRD Bengkalis Sambangi Satpol PP Kota Batam
    08 Gubri Bakal Wujudkan Riau Kawasan Ekonomi Khusus Halal
    09 Kadiskes Kepulauan Meranti 'Panggil' Kepala Puskesmas, Ini yang Dibahas
    10 Wabup Said Hasyim Intruksikan Kepala OPD Mulai Turun Lapangan Inventarisir Persoalan di Masyarakat
    11 Sebelum RUPS, Gubri Akan Wawancarai 3 Komut BRK Siang Ini
    12 Lengkap, 14 Kecamatan di Siak Sudah Miliki ATM Beras untuk Warga Miskin
    13 Konjen India Bahas Pendidikan Untuk Mahasiswa Riau dan Pelatihan dengan Gubri Syamsuar
    14 Meriahkan Tahun Baru Imlek, 40 UMKM Siap Ramaikan Bazar di Jalan Karet Pekanbaru
    15 Karhutla Mengancam, 16 Hotspot Muncul di Bengkalis
    16 Festival Perang Air Segera Dimulai, Masyarakat Diminta Beri Kesan yang Baik kepada Wisatawan
    17 Kelompok Studi Pasar Modal UMRI Taja Stocklab Competition 2020
    18 Bersama Gubernur DKI, Gubri Syamsuar Terima Penghargaan dari Menag
    19 Gubri Syamsuar Kecewa Masih Ada Warga Miskin di Riau Belum Dapat Pelayanan Kesehatan dari BPJS
    20 Awal 2020, Polisi Tetapkan 9 Tersangka Karhutla di Riau
    21 Pisah Sambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis
    22 Telkomsel Menerima Apresiasi sebagai Kontributor Pajak Terbesar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Empat
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved